Funtastic 4 “The Leader in Me”, Bangun Literasi dan Karakter Unggul Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Funtastic 4 “The Leader in Me”, Bangun Literasi dan Karakter Unggul Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Semarang – SDIT Bina Insani berkomitmen mencetak generasi yang berakhlaqul karimah, unggul, dan memiliki pemahaman literasi yang kuat. Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, sekolah mengadakan kegiatan untuk murid kelas 4 bertajuk Funtastic 4 dengan tema “The Leader in Me”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 19 Januari hingga 13 Februari 2026 di SDIT Bina Insani dan dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui berbagai kegiatan sejak dini.

Funtastic 4 atau singkatan dari Fun Literacy Activity bertujuan untuk meningkatan literasi siswa, baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan edukatif. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus membantu siswa mengenali peran mereka, bertanggung jawab atas tindakan sendiri, serta mampu berinteraksi secara sopan dan empatik dalam lingkungan sosial.

Wali kelas 4, Laksmina Yussi Rahmandari, menjelaskan secara garis besar rangkaian kegiatan Funtastic 4. “Funtastic 4 memiliki lima aktivitas utama, yaitu discuss, literacy, community, talent show, dan competition . Kegiatan ini juga mengangkat nilai Seven Habits yang harus diterapkan oleh murid, seperti Be Proactive, Begin with the End in Mind, Put First Things First, Think Win-Win, Seek First to Understand, dan Synergize,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, murid didorong untuk memiliki keterampilan literasi sejak dini, rasa kepemimpinan, kepercayaan diri, serta tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan. Keberhasilan kegiatan diukur melalui berbagai indikator, mulai dari kemampuan melaksanakan peran dan tanggung jawab secara mandiri hingga kemampuan melakukan refleksi diri serta perbaikan berkelanjutan.

Murid-murid Kelas 4 Melakukan Pengamatan Suhu Air di Kelas.

Dalam pelaksanaannya, murid akan dibagi ke dalam beberapa komunitas, yaitu Hasta Karya, Menulis, Mendongeng, Literasi, Ilustrasi/Gambar, Memasak, dan Canva. Pada puncak acara, hasil karya para murid akan ditampilkan kepada publik dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan spesial. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid dapat meningkatkan keterampilan dan tumbuh menjadi pribadi yang unggul.

SDIT Bina Insani Mengglobal: “Fun English Day with Native Speakers” Dorong Kepercayaan Diri dan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

SDIT Bina Insani Mengglobal: “Fun English Day with Native Speakers” Dorong Kepercayaan Diri dan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

Semarang (11/10) — SDIT Bina Insani terus berkomitmen menyiapkan generasi yang siap bersaing di kancah global. Sebagai bagian dari upaya tersebut, program Bilingual Quran Class (BQC) menggelar kegiatan “Fun English Day with Special Guest” pada Jumat (10/10) di Gedung QLC SDIT Bina Insani.

Kegiatan ini menghadirkan dua native speakers, yakni Nafi Sall dan Lucy Yeomans, yang berasal dari Amerika, negara berbahasa Inggris. Mereka mengajak para siswa belajar bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan bahasa, diskusi, dan percakapan santai yang dikemas dengan suasana ceria dan menyenangkan.

Kepala SDIT Bina Insani, Hengki Firman Syah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi sekolah dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui pengalaman langsung.

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa-siswa. Belajar langsung dengan native speakers akan membantu mereka lebih percaya diri dan terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga menumbuhkan semangat siswa untuk terus belajar.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi agar siswa-siswa lebih giat belajar dan tidak takut berbicara dalam bahasa Inggris,” tambah Hengki.

Sementara itu, Koordinator BQC, Kamilatun Nisa, menyebutkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.

“Tujuan utama kami adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan penutur asli. Dengan begitu, mereka bisa belajar pelafalan, ekspresi, dan budaya berbahasa Inggris secara alami,” jelasnya.

Kamilatun juga menekankan bahwa kegiatan ini mendukung misi Bilingual Quran Class untuk mencetak generasi Qurani yang mampu berkomunikasi secara global.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya menguasai bahasa Inggris secara akademis, tetapi juga mampu menggunakannya dengan percaya diri dalam berbagai situasi,” imbuhnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menikmati setiap aktivitas yang dipandu oleh Nafi Sall dan Lucy Yeomans, yang dikenal ceria, sabar, dan komunikatif.

Lucy Yeomans mengungkapkan kegembiraannya dapat berinteraksi dengan siswa SDIT Bina Insani.

“Anak-anak di sini luar biasa! Mereka bersemangat, penasaran, dan berani berbicara dalam bahasa Inggris. Saya senang melihat antusiasme mereka dalam belajar,” ujarnya.

Sementara itu, Nafi Sall menambahkan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman yang berkesan.

“Saya sangat terinspirasi melihat semangat belajar anak-anak. Mereka menunjukkan keberanian dan rasa ingin tahu yang tinggi. Saya yakin mereka akan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan siap bersaing di dunia internasional,” katanya.

Melalui kegiatan “Fun English Day” ini, SDIT Bina Insani berharap dapat memperkuat kemampuan komunikasi siswa sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam berbahasa Inggris.

“Kami ingin siswa-siswa SDIT Bina Insani menjadi generasi Qurani yang cakap berbahasa asing dan siap berkontribusi di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” pungkas Hengki Firman Syah.