Satu Hal yang Paling Berkesan Tahun Ini Mendapatkan amanah sebagai guru Al-Qur’an kelas 5 Halaqoh 2. Saya diberikan amanah untuk membersamai anak-anak yang masih jilid 4 dan belum mencapai target. saya memilih metode membangun rasa senang dan nyaman ketika pembelajaran Al-Qur’an. ketika anak merasa bahagia dan memiliki kedekatan dengan gurunya, maka proses belajar akan berjalan lebih mudah. Sebelum pembelajaran dimulai saya menyiapkan kuis ringan yang menarik. Saya menanamkan kedisiplinan dalam halaqoh. Saya menerapkan pembelajaran tahsin secara klasikal setiap hari. Fokus utama adalah memahamkan anak terhadap materi-materi di jilid 4. Melalui pembiasaan tahsin klasikal secara konsisten, anak-anak menjadi lebih mudah memahami kaidah bacaan. Momen yang paling berkesan bagi saya adalah melihat seluruh anak di halaqoh ini berhasil menyelesaikan tahap jilid dan melanjutkan ke jenjang Al-Qur’an dalam kurun waktu enam bulan.
Refleksi Keberhasilan atau Tantangan Faktor keberhasilan di antaranya kedekatan yang terjalin antara guru dan peserta didik, serta pembelajaran tahsin secara klasikal. Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga fokus anak saat pembelajaran berlangsung. Pembelajaran Al-Qur’an kelas 5 dilaksanakan pada siang hari ketika kondisi fisik sudah lelah. Guru dituntut bisa membuat pembelajaran yang menarik agar konsentrasi anak tetap terjaga.
Pelajaran Berharga yang Saya Dapatkan Setiap anak memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan pendampingan yang tepat, kesabaran, ketelatenan, dan suasana belajar yang menyenangkan. Ketika hubungan yang baik berhasil dibangun, maka pembelajaran akan menjadi lebih bermakna dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai bersama.
Harapan untuk Tahun Pelajaran Berikutnya Saya berharap dapat menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih kreatif, variatif, dan menyenangkan sehingga semangat belajar anak semakin meningkat. Saya juga berharap dapat mempertahankan budaya disiplin dan kedekatan yang telah terbangun, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menjaga fokus anak meskipun dilaksanakan pada siang hari.
*Catatan ini ditulis oleh Guru Quran, Novi Aryana.




