Selama proses pembelajaran, pengalaman yang paling berkesan bagi saya adalah ketika berhasil membantu peserta didik memahami materi yang awalnya mereka anggap sulit. Namun, ada juga pengalaman ketika target pembelajaran belum tercapai sesuai harapan. Misalnya, masih ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan memahami materi meskipun berbagai metode sudah dilakukan.
Saya menggunakan metode pembelajaran tatap muka/praktik untuk membantu peserta didik memahami materi. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa halaqah/kelompok, sesuai pencapaian jilid atau tahfidznya.Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi, konsentrasi, serta kemampuan berpikir kritis. Hasil yang diperoleh sebagian besar peserta didik menjadi lebih bisa memahami & antusias dalam mengikuti pembelajaran.
Faktor yang mendukung keberhasilan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai dan dukungan dan kerja sama yang baik antara guru, siswa & orang tua. Dampak positif bagi siswa adalah kemampuan memahami materi meningkat, tumbuh sikap tanggung jawab terhadap tugas & proses belajar yang mereka jalani. Kendala yang dihadapi perbedaan kemampuan dan kecepatan belajar siswa, sehingga tidak semua siswa dapat memhami materi dalam waktu yang sama, kurangnya motivasi dan konsentrasi sebagian siswa saat pembelajaran berlangsung. Faktor yang perlu diperbaiki adalah melakukan refleksi & evaluasi pembelajaran secara berkala untuk memperbaiki perencanaan & pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
Pelajaran yang saya dapatkan dari pengalaman tersebut adalah saya menyadari bahwa setiap siswa memiliki karakteristik dan kemampuan yang berbeda.Hal yang perlu saya pertahankan adalah semangat dalam mempersiapkan pembelajaran & menciptakan suasana halaqah yang nyaman & menyenangkan.Hal yang perlu saya tingkatkan adalah kemampuan dalam mengelola halaqah, ruhiyah (tilawah sebelum mengajar).
Langkah nyata yang akan dilakukan pada tahun pelajaran berikutnya yaitu meningkatkan strategi pembelajaran yang lebih variatif, memperkuat komunikasi dengan siswa dan orang tua, mengembangkan kompetensi melalui pelatihan atau belajar mandiri, memanfaatkan teknologi pembelajaran secara lebih optimal, melakukan refleksi secara rutin terhadap proses pembelajaran sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. Harapan untuk tahun pelajaran berikutnya yaitu saya berharap dapat terus meningkatkan kompetensi sebagai pendidik, lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran.
*Catatan ditulis oleh Guru Quran, Chanif Utfiani.



