Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Pengalaman langsung di alam terbuka juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi anak-anak. Hal inilah yang dilakukan oleh siswa-siswi Kelas 1 Al-Khwarizmi SDIT Bina Insani yang mengadakan kegiatan pendakian bersama ke Gunung Kendil melalui jalur Gesing–Tegaron, Banyubiru, pada Selasa (16/6). Sebanyak 10 siswa didampingi orang tua serta wali kelas mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Wali Kelas 1 Al-Khwarizmi, Ahmad Ubedi, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari ketertarikan para wali murid terhadap aktivitas mendaki yang sering ia bagikan melalui media sosial. “Saya dan keluarga memang memiliki hobi mendaki gunung. Setelah beberapa kali membagikan pengalaman tersebut, ternyata banyak wali murid yang juga tertarik. Akhirnya muncul gagasan untuk mengadakan pendakian bersama. Anak-anak sangat antusias dan dapat belajar banyak hal, terutama tentang rasa syukur,” ujarnya.
Sebelum pendakian, para siswa belajar mempersiapkan berbagai perlengkapan yang diperlukan serta menjaga kondisi fisik agar tetap sehat. Selama perjalanan, mereka diajak untuk mengenal lingkungan alam, melatih ketahanan diri, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Keindahan alam yang mereka temui juga menjadi sarana untuk mengajarkan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan Allah.
Wali Murid Kelas 1 Al Khawarizmi, Bentur Wilambono, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kegiatan yang telah dilaksanakan. “Kegiatan ini sangat luar biasa dan menjadi penyemangat bagi teman-teman yang lain. Hari ini menjadi pengingat bagi kita semua betapa kecilnya manusia di hadapan kebesaran Allah. Kita patut bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan. Semoga di kesempatan berikutnya kita dapat kembali bersama-sama mengikuti kegiatan tafakur alam,” ujarnya.
Meski berawal dari kegiatan sederhana dan spontan, pendakian bersama ini memberikan banyak manfaat positif bagi seluruh peserta. Selain mempererat tali silaturahmi antara siswa, orang tua, dan guru, kegiatan ini juga membantu menumbuhkan rasa peduli, tanggung jawab, cinta lingkungan, serta kebiasaan bersyukur sejak dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran karakter yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.




