Telah berlangsung kegiatan Penyegaran IWR bertema “Evaluasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode IWR dan Penyegaran Metodologi” pada Rabu (10/6), di Gedung QLC Bina Insani. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 23 Sekolah Islam Terpadu (IT) di Jawa Tengah yang menggunakan metode IWR dalam pembelajaran Al-Qur’an. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP2Q JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Nanang Kosim.
Dalam sesi Sosialisasi Upgrading Metodologi IWR, pemateri Suwanto menyampaikan pentingnya menciptakan suasana belajar Al-Qur’an yang menyenangkan bagi peserta didik tanpa mengabaikan kaidah dan standar metode yang telah ditetapkan. “Kami menjelaskan bagaimana cara mengajar anak-anak agar proses belajar terasa menyenangkan, namun tetap sesuai dengan metodologi dan target pembelajaran yang telah ditentukan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Selain mendapatkan materi penyegaran metodologi, peserta juga diajak untuk mempraktikkan berbagai teknik mengajar yang efektif dan interaktif. Diskusi serta sesi berbagi pengalaman antar sekolah turut mewarnai jalannya kegiatan, sehingga peserta dapat saling bertukar ide dan solusi dalam pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin ukhuwah yang semakin erat antar sekolah pengguna metode IWR di Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi para guru Al-Qur’an dalam menerapkan metode pembelajaran yang berkualitas, menarik, dan efektif guna mendukung tercapainya tujuan pendidikan Al-Qur’an di sekolah masing-masing.

