Satu hal yang paling berkesan tahun ini adalah saat pembelajaran Qur’an berlangsung, siswa siap belajar, fokusnya terjaga, mampu mengajak temannya untuk ikut fokus dan mengikuti pembelajaran dengan baik. Selain itu, iklim kompetisi/fastabiqul khoirot mampu membuat siswa dalam halaqoh berusaha sekuat tenaga bahkan saling membantu dan menyemangati supaya temannya yang tertinggal bisa mengikuti.
Kegiatan yang dilakukan : Pengkondisian siswa sejak awal dengan menerapkan kontrak belajar atau aturan halaqoh dan kegiatan yang membuat mereka bisa siap belajar dan fokus misalnya dengan game tahfidz (tebak surat, sambung ayat, arti surat), tepuk serta energizer. Dengan adanya siswa yang siap belajar dan fokus menjadikan pembelajaran menjadi lebih baik, pemahaman terhadap materi menjadi sangat baik, menghafal juga lebih mudah.
Refleksi Keberhasilan atau Tantangan
Faktor yang mendukung keberhasilan adalah sebagian besar orangtua terlibat aktif dalam pembelajaran di rumah sehingga siswa dapat belajar dengan sangat baik, menjadi lebih cepat paham serta menghafal dengan bahagia. Sedangkan kendala yang dihadapi adalah terkadang siswa terdistraksi oleh keadaan di sekelilingnya.
Pelajaran Berharga yang Saya Dapatkan
Saya menyadari bahwa pengelolaan halaqoh berawal dari kesiapan guru serta kesiapan siswa itu sendiri. Kesiapan guru berarti kesiapan ruhiyah guru, kedisiplinan waktu serta kesiapan materi yang akan disampaikan kepada siswa. Kesiapan siswa secara fisik misalnya berangkat sekolah sudah sarapan, sedangkan mood yang baik serta siap belajar menjadi kunci keberhasilan pembelajaran, Adapun hal yang perlu saya tingkatkan adalah meningkatkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan memperkuat komunikasi dengan orangtua.
Saya berharap di tahun pelajaran berikutnya saya bisa menyusun strategi pembelajaran Al Qur’an yang lebih variatif, materi dan target yang tersusun dengan baik, serta meningkatkan komunikasi yang lebih intensif kepada wali murid sehingga mampu melejitkan potensi yang dimiliki oleh setiap siswa.
*Catatan ini ditulis oleh Guru Quran, Nur Diana.



