BPOM Semarang Sosialisasikan Keamanan Pangan di SDIT Bina Insani, Seluruh Sampel Kantin Dinyatakan Aman

BPOM Semarang Sosialisasikan Keamanan Pangan di SDIT Bina Insani, Seluruh Sampel Kantin Dinyatakan Aman

SDIT Bina Insani terus berkomitmen tidak hanya memberikan pendidikan terbaik, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat bagi seluruh peserta didik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan keamanan pangan dan pemeriksaan makanan serta minuman kantin yang bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang pada Kamis (6/8), di SDIT Bina Insani.

Dalam kegiatan tersebut, tim BPOM Semarang memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memilih makanan yang bergizi, sehat, dan aman untuk dikonsumsi. Selain penyuluhan, petugas BPOM juga melakukan pengambilan sampel makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah untuk diuji.

Petugas UKS SDIT Bina Insani, Arfiana Afanin Zahro, selaku salah satu penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan peserta didik.

“Alhamdulillah, kegiatan penyuluhan ini telah berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme dari seluruh peserta dan diikuti oleh penanggung jawab kantin, perwakilan guru, Tim Kantin Sehat, serta para murid. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan lingkungan kantin yang lebih sehat, serta semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan. Aamiin. ,” ujarnya.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kualitas makanan dan minuman yang tersedia di kantin sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan sehingga layak dikonsumsi oleh warga sekolah.

Melalui kegiatan ini, SDIT Bina Insani berharap dapat terus meningkatkan mutu keamanan pangan di lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk memilih makanan yang sehat, bergizi, dan aman sebagai bagian dari pola hidup sehat sejak usia dini.

SMPIT Insan Madani Sukses Laksanakan Visitasi Akreditasi, Optimistis Raih Hasil Terbaik

SMPIT Insan Madani Sukses Laksanakan Visitasi Akreditasi, Optimistis Raih Hasil Terbaik

Alhamdulillah, SMPIT Insan Madani telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Visitasi Akreditasi yang berlangsung pada Senin–Selasa (3-4/8), di lingkungan SMPIT Insan Madani. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Asesor BAN-PDM, yaitu Amin Nurbaedi dan Eko Supriyanto, sebagai bagian dari proses reakreditasi sekolah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

Kepala SMPIT Insan Madani, Widi Setianah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh warga sekolah yang telah berkontribusi selama proses visitasi.

“Alhamdulillah kegiatan visitasi telah selesai dilaksanakan. Namun, perjuangan belum berakhir. Kita masih harus semangat melengkapi berkas yang diperlukan. Terima kasih kepada seluruh ustaz, ustazah, dan semua pihak yang telah bekerja sama dan memberikan yang terbaik. Semoga Allah memberikan hasil yang terbaik untuk sekolah kita,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan berbagai tahapan penilaian, mulai dari pembukaan, wawancara dengan kepala sekolah, guru, peserta didik, alumni, komite sekolah, yayasan, hingga wali murid. Selain itu, asesor juga melaksanakan observasi proses pembelajaran di kelas serta meninjau berbagai sarana dan prasarana sebagai bagian dari penilaian terhadap mutu layanan pendidikan di SMPIT Insan Madani.

Kegiatan visitasi ini menjadi momentum penting bagi SMPIT Insan Madani untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh warga sekolah, diharapkan proses reakreditasi ini dapat menghasilkan predikat yang lebih baik serta semakin menguatkan langkah SMPIT Insan Madani sebagai sekolah yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Tim 111 KKN Tematik UNDIP Edukasi Keamanan Pangan di SMPIT Insan Madani

Tim 111 KKN Tematik UNDIP Edukasi Keamanan Pangan di SMPIT Insan Madani

SMPIT Insan Madani menerima kunjungan dari Tim 111 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro pada Jumat (24/7). Dalam kesempatan tersebut, tim KKN menyelenggarakan sosialisasi bertema “Program Peningkatan Standar Kualitas Produk Pangan Masyarakat bersama BPOM di Kelurahan Gedawang”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai keamanan pangan, gizi seimbang, serta pentingnya memilih makanan yang aman dan sehat.

Kepala SMPIT Insan Madani, Widi Setianah, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Universitas Diponegoro dan sekolah dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para siswa.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan memilih makanan yang sehat dan aman,” ujarnya.

Dalam sosialisasi, para siswa mendapatkan berbagai materi, di antaranya cara mengenali pangan yang aman dikonsumsi, memahami informasi nilai gizi pada kemasan makanan, serta mengetahui batas konsumsi gula, garam, dan lemak yang dianjurkan setiap hari. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif menjawab pertanyaan maupun berdiskusi mengenai materi yang disampaikan.

Salah satu siswa kelas IX, Muhammad Lionel Gibraltar, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Saya jadi tahu makanan mana yang baik dan yang kurang baik untuk dikonsumsi. Kegiatannya juga sangat bermanfaat. Terima kasih, Kakak-Kakak Tim KKN,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya memilih makanan yang sehat, cerdas dalam memilih jajanan, serta mampu menerapkan pola makan bergizi seimbang demi menjaga kesehatan dan mendukung aktivitas belajar sehari-hari.

TKIT Bina Insani Ikuti Lomba Sekolah Sehat TK 2026, Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Belajar Sehat

TKIT Bina Insani Ikuti Lomba Sekolah Sehat TK 2026, Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Belajar Sehat

TKIT Bina Insani mengikuti Lomba Sekolah Sehat TK Tahun 2026 sebagai wujud komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan penilaian berlangsung pada Senin (20/7) di Gedung C Bina Insani.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat TK Tahun 2026 serta sejumlah tamu undangan, di antaranya Ibu Maryati, S.Pd., Perwakilan Kepala Puskesmas Ngesrep, Perwakilan Kelurahan Sumurboto, Ketua PKK RT 01/RW 02, Ketua IGTKI Kota Semarang, dan para pemangku kepentingan lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sekolah sehat.

Kepala TKIT Bina Insani, Ana Suci Lina Wati, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.

“Keikutsertaan kami dalam Lomba Sekolah Sehat merupakan bentuk ikhtiar untuk menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan nyaman bagi anak-anak. Alhamdulillah, seluruh warga sekolah memiliki semangat untuk bekerja sama dalam mewujudkan budaya hidup sehat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Proses penilaian berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Tim penilai melakukan wawancara dengan pihak sekolah sekaligus meninjau berbagai fasilitas yang menjadi indikator penilaian, di antaranya Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang kelas, perpustakaan, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Melalui kegiatan ini, TKIT Bina Insani berharap dapat terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah yang sehat sekaligus memperkuat penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Keikutsertaan dalam Lomba Sekolah Sehat juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Muharram Berbagi Bahagia: Lazisbi Berkolaborasi dengan Kids Fun Club dan Zahrunnisa Hadirkan Senyum untuk Anak Yatim

Muharram Berbagi Bahagia: Lazisbi Berkolaborasi dengan Kids Fun Club dan Zahrunnisa Hadirkan Senyum untuk Anak Yatim

Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram, Lazisbi menggelar kegiatan bertajuk Muharram Berbagi Bahagia pada Rabu (8/7) di Kopi Tembalang, Semarang. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Kids Fun Club dan Zahrunnisa sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim melalui berbagai aktivitas edukatif dan penyaluran santunan.

Sebagai lembaga yang berkomitmen memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, Lazisbi terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak nyata. Melalui kegiatan ini, sebanyak kurang lebih 30 anak yatim memperoleh kebahagiaan sekaligus dukungan untuk menyambut tahun ajaran baru.

Manager Lazisbi, Hariyanto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertepatan dengan momentum bulan Muharram yang identik dengan kepedulian terhadap anak yatim.

“Muharram dikenal sebagai bulannya anak yatim. Banyak hadis yang menganjurkan untuk menyayangi dan dekat dengan anak yatim. Selain itu, kegiatan ini juga bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, sehingga kami ingin turut membantu memenuhi kebutuhan sekolah mereka. Kami berkolaborasi dengan Zahrunnisa dan Kids Fun Club agar manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak penerima,” ungkapnya.

Beragam kegiatan yang menyenangkan turut memeriahkan acara, mulai dari sesi dongeng inspiratif, fun games, hingga penyaluran santunan. Bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku, alat tulis, uang santunan, serta makanan. Keceriaan dan antusiasme anak-anak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, menjadikan momen Muharram semakin bermakna.

Melalui program Muharram Berbagi Bahagia, Lazisbi berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara Lazisbi, Kids Fun Club, dan Zahrunnisa diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

TKIT Bina Insani Jalani Visitasi Sekolah Ramah Anak, Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman

TKIT Bina Insani Jalani Visitasi Sekolah Ramah Anak, Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman

TKIT Bina Insani terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berpihak pada anak. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada Kamis (16/7), TKIT Bina Insani menerima kunjungan Tim Visitasi Lapangan Satuan Pendidikan Ramah Anak yang dipimpin oleh Rifqi Nugroho, S. Pd., M.Kom., di Gedung C Bina Insani.

Kepala TKIT Bina Insani, Ana Suci Lina Wati, S.Pd., mengatakan bahwa pihak sekolah terus berupaya memenuhi berbagai indikator sebagai Sekolah Ramah Anak demi memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik.

“Kami terus berupaya mengembangkan dan memaksimalkan berbagai aspek agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang ramah anak. Selain itu, kami juga ingin memberikan rasa nyaman dan aman kepada para orang tua saat mempercayakan pendidikan putra-putrinya di TKIT Bina Insani,” ujarnya.

Dalam kegiatan visitasi, tim melakukan penilaian melalui wawancara dengan para guru serta meninjau berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Penilaian meliputi kebijakan dan peraturan sekolah, pemanfaatan media sosial, hingga sarana dan prasarana yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Hasil peninjauan tersebut akan menjadi dasar untuk menilai apakah sekolah telah memenuhi standar sebagai Sekolah Ramah Anak.

Melalui program ini, TKIT Bina Insani berharap dapat semakin memperkuat budaya sekolah yang menghargai hak-hak anak, mendorong tumbuh kembang peserta didik secara optimal, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selain itu, para guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi dalam memberikan pendampingan dan pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan anak, sehingga seluruh warga sekolah bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Sambut Generasi Baru, MPLS SMPIT Insan Madani Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Semangat Berprestasi

Sambut Generasi Baru, MPLS SMPIT Insan Madani Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Semangat Berprestasi

SMPIT Insan Madani terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dengan membangun karakter peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa kelas VII yang berlangsung pada Senin–Rabu (13–15 Juli 2026) di Gedung SMPIT Insan Madani.

Kegiatan MPLS bertujuan untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, serta mempersiapkan diri untuk memulai perjalanan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Wali Kelas VII, Fifie Nilasari, mengungkapkan bahwa kegiatan MPLS menjadi momen penting untuk membangun kedekatan antara siswa dengan sekolah sejak awal.

“MPLS memiliki peran yang sangat penting untuk membantu murid-murid melewati masa peralihan dari SD ke SMP dengan lebih percaya diri. Di sinilah mereka belajar mengenal lingkungan, teman, dan nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama di sekolah. Alhamdulillah, kegiatan MPLS tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta diikuti oleh seluruh murid dengan antusias.” ujarnya.

Selama tiga hari, para siswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib dan program sekolah, kurikulum Al-Qur’an, pembiasaan adab dan sopan santun, hingga penulisan surat untuk masa depan sebagai motivasi dalam meraih cita-cita. Pada hari terakhir, siswa juga mendapatkan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu oleh anggota TNI sebagai upaya menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan.

Salah seorang siswa kelas VII, Khansyabil Abqori Atmadya, mengaku senang dapat menjadi bagian dari keluarga besar SMPIT Insan Madani.

“MPLS kali ini seru banget! Banyak kegiatan menarik seperti sesi perkenalan, berbagai permainan seru, dan tur keliling sekolah. Saya senang sekali bisa ikut serta dalam kegiatan ini karena mendapat banyak pengalaman baru dan teman-teman baru. Semoga ke depannya sekolah ini semakin ramai, memiliki lebih banyak kelas, dan jumlah muridnya semakin bertambah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan MPLS ini, SMPIT Insan Madani berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menjadi landasan pendidikan di SMPIT Insan Madani.

Semarak MPLS SDIT Bina Insani, Sambut Langkah Pertama Murid Baru Menuju Dunia Sekolah Dasar

Semarak MPLS SDIT Bina Insani, Sambut Langkah Pertama Murid Baru Menuju Dunia Sekolah Dasar

Semarang – SDIT Bina Insani menyambut peserta didik baru kelas I dengan penuh semangat melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar pada Senin (13/7) di Gedung B Bina Insani. Kegiatan ini menjadi momen awal bagi para murid untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman-teman, serta budaya belajar yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di SDIT Bina Insani.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan MPLS yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Pembukaan secara simbolis dilakukan melalui penyematan topi dan cocard kepada perwakilan peserta didik baru, Mahesa Jenar dan Mariyam Greetje Nadira, oleh Kepala SDIT Bina Insani, Hengki Firman Syah. Prosesi tersebut menjadi simbol diterimanya murid baru sebagai bagian dari keluarga besar SDIT Bina Insani.

Ketua Panitia MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Nur Syamsiah Tri Handayani, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan pada hari pertama.

“Alhamdulillah, kegiatan MPLS dapat berjalan dengan lancar. Semoga seluruh peserta didik baru merasa senang, semakin mengenal lingkungan sekolah, serta dapat beradaptasi dengan baik bersama guru dan teman-teman,” ujarnya.

Suasana semakin semarak dengan prosesi pelepasan burung merpati yang dilakukan oleh pimpinan sekolah bersama Ketua Panitia MPLS. Pelepasan burung merpati menjadi simbol harapan agar seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta mampu menggapai cita-cita mereka.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan penampilan Sabia dan El yang membawakan lagu Rahmatan Lil ‘Alamin dan Hari Pertama Masuk Sekolah. Penampilan tersebut mengundang antusiasme para murid baru yang ikut bernyanyi dan bertepuk tangan, menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan di hari pertama mereka berada di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan MPLS ini, SDIT Bina Insani berharap peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan lebih baik, membangun rasa percaya diri, serta menjalin hubungan yang positif dengan guru dan teman-temannya. Dengan pengenalan yang menyenangkan sejak hari pertama, diharapkan seluruh murid siap mengikuti proses pembelajaran dan berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta berakhlak mulia.

Langkah Pertama Penuh Keceriaan, MPLS KB-TKIT Bina Insani Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Langkah Pertama Penuh Keceriaan, MPLS KB-TKIT Bina Insani Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Semarang – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai hari pertama masuk sekolah di KB-TKIT Bina Insani. Dalam rangka menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7) di Gedung C Bina Insani. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru dalam suasana yang menyenangkan.

Kepala Sekolah TKIT Bina Insani, Ana Suci Lina Wati, menyampaikan bahwa MPLS merupakan momen penting bagi peserta didik untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Menurutnya, pengenalan sekolah sejak hari pertama diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan percaya diri pada anak-anak.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada anak-anak. Alhamdulillah, anak-anak mengikuti kegiatan dengan baik dan tampak mulai berani berinteraksi dengan guru maupun teman-temannya,” ujar Ana Suci Lina Wati.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Mulai dari kegiatan fisik motorik, berdoa bersama, bermain bersama teman, makan bekal sehat bersama, hingga mengeksplorasi ruang kelas dan lingkungan sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif agar anak-anak dapat belajar sambil bermain dan menikmati pengalaman pertama mereka di sekolah.

Salah seorang wali murid KB dan TK A, Ahmad Ubedi, mengaku bersyukur melihat putra-putrinya dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Menurutnya, suasana yang hangat dan ramah membuat anak-anak lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, saya selaku walimurid dari ananda Maniska (TK A) dan Mehranka (KB) sangat senang dengan pelaksanaan MPLS yang sudah dirancang oleh tim guru KB TK IT Bina Insani terutama di hari pertama MPLS ini. Anak saya merasa nyaman, bahagia, dan mulai berani berinteraksi dengan guru maupun teman-teman barunya. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah menyambut dengan hangat dan mendampingi anak saya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Semoga anak-anak semakin semangat dan betah di sekolah. Sukses dan berkah selalu KB TK IT Bina Insani,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan MPLS ini, KB-TKIT Bina Insani berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, membangun hubungan yang positif dengan guru dan teman sebaya, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama. Dengan awal yang menyenangkan, sekolah optimistis anak-anak akan menjalani proses pembelajaran sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh keceriaan dan antusiasme.

Seni Beradaptasi, Berkolaborasi, dan Menginspirasi

Seni Beradaptasi, Berkolaborasi, dan Menginspirasi

Menjadi seorang pendidik adalah perjalanan yang penuh dengan kejutan dan proses belajar yang tiada henti. Tahun lalu menjadi tonggak sejarah baru dalam karir saya sebagai guru di SD IT Bina Insani. Setelah sekian lama terbiasa menjadi guru wali kelas yang mengampu pelajaran Mmuatan inti standar Dinas, saya mendapatkan amanah baru. Saya dipercaya menjadi guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Bahasa Jawa untuk kelas IV sampai kelas VI.

 

Transisi ini menuntut saya adaptasi yang cepat. Menerima secara psikis keputusan kepala sekolah dengan belajar hal baru meskipun mengajar dua mata pelajaran yang sangat kontras—TIK yang modern dengan berbagai aplikasis berbasis internet dan Bahasa Jawa yang sarat akan nilai tradisi seperti tembang Ganbuh dan aksara Jawa—menjadi tantangan tersendiri. Namun, di sinilah keindahan peran baru ini dimulai.

 

Hal yang paling berkesan bagi saya selama satu tahun ke belakang adalah eratnya kerja sama dengan para guru wali kelas, khususnya di kelas IV. Sebagai guru mata pelajaran, ruang gerak saya tidak terbatas di dalam kelas sendiri. Saya kerap ikut andil dalam menyukseskan berbagai program besar sekolah. Mulai dari kepanitiaan ajang bakat BI Star, hingga mendampingi siswa dalam kegiatan Pendidikan Luar Sekolah (outing class). Oh iya saya juga membina kegiatan Ekstra Multimedia siswa kelas 3, 4 dan 5. ikit juga membina calon peserta lomba MAPSI bidang TIKI.

 

Di luar agenda resmi, kolaborasi kami terwujud dalam aksi saling bantu sehari-hari. Berbekal latar belakang sebagai guru TIK, saya sering membantu rekan wali kelas yang mengalami kendala teknis di ruang kelas. Mulai dari memperbaiki tampilan layar proyektor LCD yang mendadak tidak menyala dengan baik, hingga mengatasi masalah koneksi kabel yang longgar. Tidak jarang pula saya hadir sebagai pelapis, menggantikan wali kelas yang harus absen karena sakit atau sedang menunaikan agenda penting di luar sekolah. Bagi saya, kebersamaan ini bukan sekadar meringankan beban kerja, melainkan lem perekat kekeluargaan antar-guru di SD IT Bina Insani.

 

Dukungan luar biasa dari rekan sejawat ini terasa semakin sempurna berkat karakter para siswa, terutama kelas IV pada tahun pelajaran kemarin. Mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Sepanjang tahun, mereka menunjukkan sikap yang santun, tertib, dan sangat patuh terhadap aturan yang sudah kami sepakati bersama di awal semester. Kedisiplinan mereka membuat suasana belajar TIK dan Bahasa Jawa menjadi sangat kondusif dan menyenangkan.

 

Satu tahun telah berlalu dengan cepat, meninggalkan banyak kenangan manis dan pelajaran berharga. Pengalaman beralih peran menjadi guru mata pelajaran ini memperluas cara pandang saya tentang esensi mengajar. Semua momen indah, tantangan teknis yang berhasil teratasi, serta kehangatan kolaborasi di tahun lalu menjadi fondasi kuat bagi saya. Kini, menyambut semester baru yang akan datang, saya merasa lebih siap. 

 

Saya berkomitmen untuk mengembangkan metode mengajar yang lebih kreatif dan terus memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan siswa-siswi SD IT Bina Insani.

 

 

 

*Catatan ini ditulis oleh Guru TIK dan Bahasa Jawa, Teguh Prasetyo.