Mukhoyyam Al-Qur’an: Memperkuat Iman dan Semangat Raker Yayasan Bina Insan Taqwa

Mukhoyyam Al-Qur’an: Memperkuat Iman dan Semangat Raker Yayasan Bina Insan Taqwa

Semarang – Yayasan Bina Insan Taqwa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berkomitmen kuat dalam pengembangan sumber daya manusia unggul, tidak hanya dari aspek keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga dari sisi spiritual serta pembentukan karakter Islami.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan pembinaan yayasan yang dikemas dalam program Mukhoyyam Al-Qur’an, yang berlangsung pada Senin (29/12) sekaligus menjadi pembuka rangkaian Rapat Kerja Unit.

Program ini dirancang sebagai upaya untuk menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan para pegawai, menjadikannya penguat iman, penenang jiwa, serta pedoman utama dalam menjalankan amanah mendidik generasi berakhlak mulia. Seluruh pegawai, baik tenaga pendidik maupun nonpendidik, mengikuti kegiatan ini dengan kesungguhan dan antusiasme tinggi sebagai wujud kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sambutan Sekretaris Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang, Sigit Cayantoro, dalam kegiatan Mukhoyyam Al-Qur’an.

Melalui Mukhoyyam Al-Qur’an, Yayasan Bina Insan Taqwa menargetkan terciptanya suasana spiritual yang kondusif sebagai landasan kuat dalam memasuki agenda Rapat Kerja. Sekretaris Yayasan, Sigit Cayantoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pembuka Rapat Kerja, tetapi juga sebagai sarana peningkatan keimanan.

“Penguatan ruhiyah melalui Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membangun kesiapan mental, keikhlasan, dan kesatuan visi seluruh pegawai dalam merumuskan program kerja yayasan ke depan. Dengan bekal spiritual yang kuat, setiap keputusan dan langkah yang diambil diharapkan senantiasa berorientasi pada nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Lebih dari sekadar program peningkatan hafalan Al-Qur’an, Mukhoyyam Al-Qur’an juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan yayasan. Interaksi yang terjadi dalam suasana pembinaan keagamaan mampu menumbuhkan semangat kolektif, rasa kekeluargaan, serta motivasi bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di setiap lini kehidupan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, yayasan berharap para ustaz dan ustazah semakin termotivasi untuk menambah dan menjaga hafalan Al-Qur’an, sehingga ajaran Al-Qur’an tidak hanya melekat dalam ingatan, tetapi juga tercermin nyata dalam sikap, perilaku, dan profesionalisme sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *