Program English Tourism di Yogyakarta untuk Siswa Kelas 8 SMPIT Insan Madani : Pembelajaran Budaya dan Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris

Program English Tourism di Yogyakarta untuk Siswa Kelas 8 SMPIT Insan Madani : Pembelajaran Budaya dan Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris

Yogyakarta – SMPIT Insan Madani terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai inovasi pembelajaran. Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah kegiatan pembelajaran di luar kelas (english tourism) bagi siswa kelas 8. Pada Kamis (23/4), siswa kelas 8 mengikuti english tourism ke sejumlah destinasi edukatif, yaitu Malioboro, Taman Pintar, dan Rafting Sungai Elo. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari kebudayaan, tetapi juga melatih kemampuan bahasa Inggris dengan berinteraksi langsung bersama wisatawan.

Kegiatan english tourism tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif dalam berpartisipasi, khususnya saat berinteraksi dengan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Yogyakarta. Mereka melakukan percakapan sederhana hingga mengajukan pertanyaan, sehingga kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam melatih keterampilan berbahasa Inggris sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.

Wali kelas 8, Farid Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan english tourism ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif dan menyenangkan. Ia menegaskan bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan pengalaman nyata yang tidak diperoleh di dalam kelas, sehingga membantu siswa dalam memahami materi secara lebih mendalam serta mengembangkan keterampilan sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan wawasan siswa semakin luas serta menjadi sarana hiburan yang bersifat edukatif. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga pengalaman berharga yang dapat mendukung perkembangan karakter, kemandirian, dan kemampuan komunikasi di masa mendatang.

Menuju Puncak Funtastic 4 Show, Murid Kelas 4 Siap Tampilkan Karya Terbaik

Menuju Puncak Funtastic 4 Show, Murid Kelas 4 Siap Tampilkan Karya Terbaik

Semarang – Program Funtastic 4 kelas 4 SDIT Bina Insani kini telah memasuki minggu ketiga. Pada rentang tanggal 2–6 Februari 2026, para murid menyelesaikan karya-karya mereka hingga tuntas. Karya-karya tersebut nantinya akan dipentaskan dalam acara puncak Funtastic 4 Show yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026.

Wali kelas 4, Damar Asih Setiyowati, mengungkapkan perkembangan murid-murid yang cukup signifikan. “Murid-murid dengan penuh tanggung jawab menjalankan ketujuh habits serta menuntaskan hasil karya untuk ditampilkan di Funtastic 4 Show,” ujarnya. Hal ini menunjukkan kesungguhan dan disiplin siswa dalam menyelesaikan setiap tahapan kegiatan.

Setiap komunitas telah menghasilkan karya masing-masing, mulai dari Komunitas Memasak hingga Komunitas Canva. Murid-murid menyiapkan penampilan terbaik mereka untuk memeriahkan acara puncak, sehingga setiap karya tidak hanya kreatif tetapi juga siap dipresentasikan dalam bentuk presentation yang menarik. Pada proses ini, anak-anak mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris sederhana, baik dalam vocabulary, expression, maupun saat menjelaskan karya mereka, sehingga kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris terus meningkat.

Selain itu, pada hari Jumat, diadakan lomba PBB antar komunitas. Kegiatan ini tidak hanya menambah semangat kompetisi, tetapi juga mengajarkan kerjasama, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab kepada setiap peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian Funtastic 4 yang membangun karakter murid secara menyenangkan.

Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses hingga acara puncak. Dengan persiapan matang, semangat tinggi, serta dukungan English learning environment, diharapkan Funtastic 4 Show dapat menjadi momen yang mengesankan sekaligus menampilkan kreativitas, keberanian, dan kemampuan terbaik siswa kelas 4 SDIT Bina Insani.

Funtastic 4 Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Funtastic 4 Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Semarang – Alhamdulillah, kegiatan Funtastic 4 pekan kedua yang dilaksanakan pada 26–30 Januari 2026 telah berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Januari hingga 13 Februari 2026, dengan melibatkan seluruh murid kelas 4.

Wali Kelas 4, Kamilatun Nisa, mengungkapkan bahwa kegiatan Funtastic 4 membantu murid meningkatkan literasi dan kepercayaan diri. “Dalam kegiatan ini, murid kelas 4 mengikuti beragam komunitas sesuai minat masing-masing, seperti komunitas handicraft, menggambar, menulis, Canva, mendongeng, dan memasak. Selain itu, murid juga dilatih untuk membangun kebiasaan positif melalui penerapan Seven Habits,” ungkapnya.

Pada minggu kedua pelaksanaan, murid kelas 4 menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan Bahasa Inggris. Murid berlatih penguasaan kosakata dan percakapan sederhana melalui permainan edukatif serta praktik dialog dua arah di dalam kelompok. Pada saat yang sama, komunitas menulis mulai aktif menghasilkan berbagai karya berupa puisi, pantun, dan teka-teki. Komunitas handicraft berkreasi membuat bunga dari kawat, sementara komunitas memasak berhasil membuat cilok lengkap dengan saus buatan sendiri.

Selain itu, komunitas mendongeng mulai mengasah kemampuan bercerita di depan teman-teman, sedangkan komunitas Canva membuat poster-poster pengingat yang nantinya akan dipasang di lingkungan sekolah sebagai penguat kebiasaan baik.

Tidak hanya kegiatan di dalam sekolah, murid kelas 4 juga melakukan kunjungan edukatif ke Museum AKPOL. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berharga sekaligus membantu meningkatkan wawasan dan kepercayaan diri murid. Melalui kegiatan Funtastic 4 ini, diharapkan literasi dan kepercayaan diri murid kelas 4 terus meningkat secara berkelanjutan.

Funtastic 4 “The Leader in Me”, Bangun Literasi dan Karakter Unggul Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Funtastic 4 “The Leader in Me”, Bangun Literasi dan Karakter Unggul Murid Kelas 4 SDIT Bina Insani

Semarang – SDIT Bina Insani berkomitmen mencetak generasi yang berakhlaqul karimah, unggul, dan memiliki pemahaman literasi yang kuat. Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, sekolah mengadakan kegiatan untuk murid kelas 4 bertajuk Funtastic 4 dengan tema “The Leader in Me”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 19 Januari hingga 13 Februari 2026 di SDIT Bina Insani dan dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui berbagai kegiatan sejak dini.

Funtastic 4 atau singkatan dari Fun Literacy Activity bertujuan untuk meningkatan literasi siswa, baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan edukatif. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus membantu siswa mengenali peran mereka, bertanggung jawab atas tindakan sendiri, serta mampu berinteraksi secara sopan dan empatik dalam lingkungan sosial.

Wali kelas 4, Laksmina Yussi Rahmandari, menjelaskan secara garis besar rangkaian kegiatan Funtastic 4. “Funtastic 4 memiliki lima aktivitas utama, yaitu discuss, literacy, community, talent show, dan competition . Kegiatan ini juga mengangkat nilai Seven Habits yang harus diterapkan oleh murid, seperti Be Proactive, Begin with the End in Mind, Put First Things First, Think Win-Win, Seek First to Understand, dan Synergize,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, murid didorong untuk memiliki keterampilan literasi sejak dini, rasa kepemimpinan, kepercayaan diri, serta tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan. Keberhasilan kegiatan diukur melalui berbagai indikator, mulai dari kemampuan melaksanakan peran dan tanggung jawab secara mandiri hingga kemampuan melakukan refleksi diri serta perbaikan berkelanjutan.

Murid-murid Kelas 4 Melakukan Pengamatan Suhu Air di Kelas.

Dalam pelaksanaannya, murid akan dibagi ke dalam beberapa komunitas, yaitu Hasta Karya, Menulis, Mendongeng, Literasi, Ilustrasi/Gambar, Memasak, dan Canva. Pada puncak acara, hasil karya para murid akan ditampilkan kepada publik dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan spesial. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid dapat meningkatkan keterampilan dan tumbuh menjadi pribadi yang unggul.

Perkuat Hafalan dan Karakter Pegawai, Yayasan Bina Insan Taqwa Gelar Mukhoyyam Al-Qur’an

Perkuat Hafalan dan Karakter Pegawai, Yayasan Bina Insan Taqwa Gelar Mukhoyyam Al-Qur’an

Semarang – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter Islami, Yayasan Bina Insan Taqwa kembali menyelenggarakan kegiatan pembinaan pegawai melalui program Mukhoyyam Al-Qur’an pada Sabtu (3/1), yang sekaligus menjadi penutup rangkaian Rapat Kerja Unit.

Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an serta meningkatkan hafalan bagi seluruh pegawai, baik tenaga pendidik maupun nonpendidik. Partisipasi pegawai dalam kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi, mencerminkan kesungguhan mereka dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai penguat iman, pedoman dalam bersikap, dan pendorong motivasi dalam menjalankan tugas profesional sehari-hari.

HRD Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang, Widi Setianah, menyampaikan pengumuman serta tujuan pelaksanaan kegiatan Mukhoyyam Al-Qur’an.

Kepala HRD Yayasan Bina Insan Taqwa, Widi Setianah, menjelaskan bahwa Mukhoyyam Al-Qur’an menjadi salah satu upaya penting yayasan dalam membangun karakter pegawai berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

“Bersama Al-Qur’an, menjadi Guru Penuntun Peradaban merupakan tagline yang kami usung dalam kegiatan ini. Kami juga menetapkan target ziyadah lima halaman dan murojaah dua juz bagi para hafiz dan hafizah di tanggal 29 Desember 2025, serta target ziyadah tiga halaman dan murjoaah satu juz bagi para hafiz dan hafizah di tanggal 3 Januarai 2026,” ungkap Widi.

Melalui target yang jelas dan terukur tersebut, yayasan berharap para ustaz dan ustazah termotivasi untuk menjaga konsistensi hafalan mereka, sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, fokus, dan semangat spiritual yang mendukung produktivitas serta profesionalisme kerja.

Alhamdulillah dalam kegiatan Mukhoyyam Al-Qur’an kali ini, capaian rata-rata peserta telah memenuhi target yang ditetapkan, dengan capaian tertinggi berupa ziyadah sebanyak 13 halaman yang berhasil diraih oleh Nabila Nur Annisa Kusuma Putri.

Selain sebagai sarana peningkatan hafalan, kegiatan Mukhoyyam Al-Qur’an juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antarpegawai di lingkungan Yayasan Bina Insan Taqwa. Suasana pembinaan yang sarat nilai-nilai keagamaan diyakini mampu menumbuhkan semangat kolektif, rasa kekeluargaan, dan motivasi bersama dalam mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan meningkatnya hafalan dan pemahaman para ustaz dan ustazah, yayasan menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai “charger iman” yang menguatkan langkah profesional dan spiritual, sehingga nilai-nilai kebaikan tidak hanya tersimpan dalam ingatan, tetapi juga tercermin nyata dalam perilaku, sikap, dan pelayanan mereka sehari-hari.

Mukhoyyam Al-Qur’an: Memperkuat Iman dan Semangat Raker Yayasan Bina Insan Taqwa

Mukhoyyam Al-Qur’an: Memperkuat Iman dan Semangat Raker Yayasan Bina Insan Taqwa

Semarang – Yayasan Bina Insan Taqwa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berkomitmen kuat dalam pengembangan sumber daya manusia unggul, tidak hanya dari aspek keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga dari sisi spiritual serta pembentukan karakter Islami.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan pembinaan yayasan yang dikemas dalam program Mukhoyyam Al-Qur’an, yang berlangsung pada Senin (29/12) sekaligus menjadi pembuka rangkaian Rapat Kerja Unit.

Program ini dirancang sebagai upaya untuk menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan para pegawai, menjadikannya penguat iman, penenang jiwa, serta pedoman utama dalam menjalankan amanah mendidik generasi berakhlak mulia. Seluruh pegawai, baik tenaga pendidik maupun nonpendidik, mengikuti kegiatan ini dengan kesungguhan dan antusiasme tinggi sebagai wujud kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sambutan Sekretaris Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang, Sigit Cayantoro, dalam kegiatan Mukhoyyam Al-Qur’an.

Melalui Mukhoyyam Al-Qur’an, Yayasan Bina Insan Taqwa menargetkan terciptanya suasana spiritual yang kondusif sebagai landasan kuat dalam memasuki agenda Rapat Kerja. Sekretaris Yayasan, Sigit Cayantoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pembuka Rapat Kerja, tetapi juga sebagai sarana peningkatan keimanan.

“Penguatan ruhiyah melalui Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membangun kesiapan mental, keikhlasan, dan kesatuan visi seluruh pegawai dalam merumuskan program kerja yayasan ke depan. Dengan bekal spiritual yang kuat, setiap keputusan dan langkah yang diambil diharapkan senantiasa berorientasi pada nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Lebih dari sekadar program peningkatan hafalan Al-Qur’an, Mukhoyyam Al-Qur’an juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan yayasan. Interaksi yang terjadi dalam suasana pembinaan keagamaan mampu menumbuhkan semangat kolektif, rasa kekeluargaan, serta motivasi bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di setiap lini kehidupan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, yayasan berharap para ustaz dan ustazah semakin termotivasi untuk menambah dan menjaga hafalan Al-Qur’an, sehingga ajaran Al-Qur’an tidak hanya melekat dalam ingatan, tetapi juga tercermin nyata dalam sikap, perilaku, dan profesionalisme sehari-hari.